Home > Uncategorized > Puisi untuk Seorang Ali

Puisi untuk Seorang Ali

DonSiapakah dia yang berbaring di ujung malam dengan nafas yang berat dan mata yang sukar terpejam..

Ia menatap jauh ke langit kelabu dan kepada gemintang yang berlomba keperaduan..

Angin malam membawa hatinya ke gubuk-gubuk kumuh..

Tubuhnya gemetar mengaduh
Mestikah orang-orang lapar itu mati perlahan-lahan…..

Mestikah orang-orang telanjang itu berubah menjadi tulang belulang?
Ia laksana ingin menghempaskan kepala tiran yang berpesta di tengah tangisan

atau orang kaya yang membangun istana di atas tumpukan kerangka
Ia terkenang Nabi yang menepuk bahunya sambil berkata :

“Tuhan telah menghiasmu dengan cinta setia kepada orang miskin dan teraniaya”.

(~ Untuk seorang Ali (sa) dari George Jordac ~)

 

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: