Home > Uncategorized > Satu Kalimat yang Merubah Segalanya

Satu Kalimat yang Merubah Segalanya

su-30Tentu kita masih ingat kepada Imam Ja’far As-Shodiq, Guru dari Imam Madzhab Maliki dan Hanafi. Beliau memiliki putra yang bernama Musa Al-Kadzim.

Di zaman putranya, hidup lah seorang sufi bernama Bisyr Al-hafi. Disebut Al-hafi karena ia tidak pernah menggunakan sandal setelah ia bertaubat.

Awalnya, Bisyr adalah seorang saudagar kaya yang hidupnya dipenuhi dengan maksiat dan pelanggaran terhadap perintah Allah swt. Setiap malam rumahnya tak pernah sepi dari musik, pesta dan minuman keras.

Hingga suatu malam, Musa Al-Kadzim putra dari Imam Ja’far melewati rumah Bisyr. Dendangan musik begitu keras hingga terdengar keluar. Tiba-tiba ada seorang budak wanita yang membuka pintu dan hendak membuang sampah.

Al-Kadzim pun bertanya kepada budak itu, “Hai wanita, apakah pemilik rumah ini orang merdeka atau budak?”

“Tentu, orang merdeka !” jawab budak wanita itu.

“Iya benar, andai dia seorang budak pasti ia takut kepada Tuannya.” jawab Al-Kadzim. Lalu ia pun melanjutkan perjalanannya.

Setelah budak itu kembali ke rumah, sang majikan bertanya, “Kenapa lama sekali kau diluar? Apa yang terjadi?”

Budak itu pun menceritakan lelaki yang lewat didepan rumahnya. Mendengar kata-kata terakhir dari lelaki itu, Bisyr spontan berteriak dan lari mengejarnya. Ia tau pasti yang berkata demikian adalah Musa Al-Kadzim.

Ia pun tunduk menangis dihadapan Al-Kadzim, ia berkata “50 tahun aku berbuat dosa dan aku tak merasa bahwa aku adalah seorang hamba yang memiliki Majikan. Dan nanti Tuanku akan menanyakan tentang apa yang ku perbuat dalam hidupku.”

Saat itu pula ia bertaubat dihadapan Musa Al-Kadzim dan menjadi seorang yang sufi yang taat beribadah. Dan mulai saat itu juga ia tidak pernah menggunakan sandal demi mengenang waktu taubatnya.

Lihatlah, satu kalimat dapat merubah hidup seseorang. Sadarlah bahwa kita adalah seorang hamba yang akan bertemu Tuannya kelak, untuk mempertanyakan segala sesuatu yang kita lakukan dalam hidup ini.[]

Sumber : Min Syawahidil Muballighin
Khazanahalquran.com

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: