Home > Uncategorized > Imam Ali Menjawab

Imam Ali Menjawab

Panzer IV F2Ketika pintu Kota Ilmu Rosul Saww ditanya maka Amirul Mu’minin Al-Imam Ali Bin Abi Thalib pun menjawab ;

– Wahai Imam, apa makna sabar ?
+ Imam Ali As : Sabar itu ada dua ; sabar atas apa yang kau cintai dan sabar atas apa yang kau benci.

– Wahai Imam, bagaimana cara memutuskan masalah ?
+ Imam Ali As : Lebih baik engkau memilih kekalahan dalam kebenaran, daripada menang dalam kedholiman.

– Wahai Imam, apa hakikat mengabdi (berbakti) ?
+ Imam Ali As : Setiap kali engkau melaksanakan bakti maka kesulitan akan menghadang, Sebab di balik kesulitanlah terletak pengabdian.

– Wahai Imam, apa yang harus aku amalkan hari ini dan esok ?
+ Imam Ali As : Hari ini semua perbuatan tanpa perhitungan dan hari esok (akhirat) hanya ada perhitungan tanpa perbuatan.

– Wahai Imam, bicaralah tentang kenikmatan dan malapetaka.
+ Imam Ali As : Ketahuilah bahwa puncak kenikmatan dunia selalu lebih rendah dibandingkan dengan nikmatnya Surga, dan seluruh malapetaka di dunia adalah suatu kesenangan dibanding Neraka.

– Wahai Imam, apa yang paling mencemaskan hati manusia ?
+ Imam Ali As : Perjalanan yang amat jauh dan cita-cita yang menggunung.

– Wahai Imam, apakah kekayaan yang paling mengagumkan ?
+ Imam Ali As : Apabila engkau tak membutuhkan apa yang berada di tangan orang lain.

– Wahai Imam, dosa apakah yang terbesar ?
+ Imam Ali As : Dosa terbesar adalah dosa yang di remehkan oleh pelakunya.

– Apakah kehinaan yang besar di dunia ini ?
+ Imam Ali As : Seseorang yang selalu mencari kesalahan orang lain, sedangkan dirinya penuh dosa dan kesalahan.

-Wahai Imam, bagaimana agar aku dapat menilai diri manusia ?
+ Imam Ali As : Nilai manusia tersimpan di lidah dan tatapan matanya.

– Wahai Imam, Bagaimana sifat seorang pendusta ?
+ Imam Ali As : Pendusta takut pada bayangan dirinya, meskipun dia dalam keadaan aman.

– Wahai Imam, Apa yang membuat ketuaan ?
+ Imam Ali As : Susah hati sudah setengah ketuaan.

– Wahai Imam, dengan apa tujuan tercapai ?
+ Imam Ali As : Tujuan tercapai dengan ketenangan hati, ketekunan, dan kerja keras.

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: