Home > Uncategorized > Cinta Jual-Beli ala Om Mario

Cinta Jual-Beli ala Om Mario

ttehKulihat banyak yang menyukai pak Mario Teguh terutama quote2nya. Tapi buatku hampir separuh lebih quote beliau  (minimal yg sudah pernah kubaca), itu tak lebih dari kembang kata yang instan dan rapuh, yang dibangun dari pemikiran yg dangkal dan eksperimen lokal dengan sample terbatas, bukan berdasarkan pilar filosofis yang kokoh dan universal.

Berhubung saya suka bicara(sekali2 menulis) tentang “cinta”, saya gatel juga mau mblejetin cinta versi om Mario yg satu ini. begini kata beliau: “Tujuan dari cinta adalah membahagiakanmu, jika lebih banyak pedihnya dibanding gembiranya maka itu pasti bukan cinta.” ….sounds sweet…??

Pertama kali dengar mungkin terdengar manis. namun meski saya bisa lah sedikit berempati (dan setuju) bahwa akar premis ini adalah agar bikin orang bahagia dan jangan salah pilih pasangan, saya jelas mengkritik keras quote kembang gula ini.
Cinta seperti ini tak lebih dari jual beli. kau beri aku apa, kuberi kau apa. kau beri aku bahagia, kuberi kau cinta. ini jelas cinta yg sangat nominal. cinta kapital. ini bukan cinta.
Ini transaksi. ini jual dan beli. atau kalau mau lebih jujur lagi, ini memuja ego diri. Jelas-jelas yang dicinta bukan sang kekasih, tapi dirinya sendiri, nafsunya sendiri. intinya adalah aku bahagia, aku gembira, aku ceria, kan? tapi tentu saja… bukan berarti ini salah, sah-sah saja pake cinta jual-beli ini. tapi… kebanyakan orang juga memakai jurus cinta model gini, kok. it’s normal really… tapi jelas, bukan cinta sejati.

Cinta sejati tidak seperti itu. cinta bukan transaksi. cinta adalah keterikatan dan penyatuan jiwa. cinta adalah penyatuan pencinta dengan yang dicintai. inilah ekstase tertinggi yg dicari para pencinta. yang membuat semua kesulitan dan kesukaran justru menjadi kenikmatan purna karena senyum manis sang kekasih.

Dalam cinta tak ada ‘aku’, hanya ada ‘kamu’. cinta merubah aku menjadi kamu, kamu menjadi kami, kami menjadi kita. kebahagiaan pencinta adalah menyatu dengan kekasihnya. cinta menjadikan wujud sang pencinta sirna, melebur dalam wujud kekasih yang dicintanya. seperti cinta ibu pada anaknya… seperti cinta semut yang tenggelam dan terbunuh dalam genangan madu yg dipujanya… seperti laron yang terbakar oleh api yg dirindunya. Seperti cinta sang hamba yang sirna wujudnya di hadapan Tuhannya….

Salam CINTA salam BAHAGIA

April 1st-15@Persimpangan_kampoengsufi

Ojegers Lembang

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: