Home > Uncategorized > Rumi : Hawa Nafsu

Rumi : Hawa Nafsu

Alqasam
HAWA NAFSU

Hawa nafsumu adalah ibu segala berhala:
Berhala dunia adalah ular, berhala batin adalah naga
Menghancurkan berhala itu mudah:
namun mereka yang memandang mudah mengalahkan nafsu adalah bodoh.

Anakku, jika kauingin tahu aneka rupa hawa nafsu,
bacalah uraian tentang Neraka dengan tujuh pintunya.
Dari hawa nafsu setiap kali muncul berbagai tipu muslihat;
Dan ke dalam setiap tipu muslihat seratus Fir’aun terjerumus
bersama bala tentaranya yang gagah perkasa.

MUDAH DAN SUKAR TIDAK ADA
Pada waktu kau mulai menaruh muatan ke dalam kapal,
yakinlah bahwa mara bahaya sedang mengintai,
Karena kau tidak tahu apakah kapal akan tenggelam
Atau tiba di darat dengan selamat.
Andai kau berkata, “Aku tak mau berangkat
sebelum tahu pasti tentang nasibku,”
Tentu kau tidak akan pergi berniaga:
Rahasia untung rugi takkan pernah kau ketahui.
Peniaga yang berhati lemah tidak akan mendapat untung atau rugi.
Malah sesungguhnya ia rugi:
Seseorang mesti menghidupkan api untuk mendapat cahaya.
Karena semua kejadian berlangsung di atas harapan,
pastilah tujuan terbaik dari harapan ialah iman.
Maka hanya imanlah yang membuat kau mendapat keselamatan.

BULAN PUASA TIBA
Bulan puasa telah tiba. larangan raja mulai berlaku:
jauhkan tanganmu dari makanan, hidangan rohani telah disediakan.
Roh telah bebas dari pengasingan dirinya dan menundukkan tangan tabiat jelek;
hati yang sesat telah dikalahkan dan perajurit iman telah sampai.
Bala tentera penidur telah menyerah dan segera ditawan,
dari bara penyulut api jiwa tiba seraya meratap;
Lembu itu begitu molek, Musa bin Imran muncul; melaluinya si mati hidup
semula apabila badannya telah melaksanakan upacara qurban;
Puasa ialah upacara qurban kita, yang menghidupi jiwa; mari kita qurbankan
badan kita, karena jiwa tiba sebagai tamu;
Iman yang teguh ialah awan lembut, kearifan ialah hujan yang tercurah darinya,
karena pada bulan iman inilah al-Qur`an diwahyukan.
Apabila nafsu badani dikawal, roh akan mikraj ke langit; apabila pintu penjara
dirubuhkan maka jiwa akan mencapai pelukan Kekasih.
Hati telah menukar tabir gelapnya dan menggerakkan sayapnya ke angkasa;
Hati, yang menyerupai malaikat, sekali lagi tiba di tengah mereka.
Tangkaplah tali pengikat tubuhnya,
di atas perigi berteriaklah, “Yusuf dari Kana`an telah tiba!”
Pada waktu `Isa Almasih terjatuh dari keledainya maka doanya diterima Allah;
Cucilah tanganmu, karena Hidangan langit telah tiba;

Terjemahan Abdul Hadi/Ama

Tetap SEMANGAT Tetap SHALAWAT

~♥~اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وآلِ مُحَمَّدٍ وعَجِّلْ فَرَجَهُمْ~♥~

Categories: Uncategorized Tags: , ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: