Home > Uncategorized > Perbuatan yang Menghapus Amal Shaleh

Perbuatan yang Menghapus Amal Shaleh

KOSTRAD
Seorang murid bertanya kepada Imam Ali bin Abu Thalib as ;

– “Wahai Imam, apa yang tak layak diucapkan walaupun itu benar?”

+ Imam Ali as menjawab: “Yang tidak layak kau ucapkan walaupun benar adalah memuji diri sendiri.”

– Wahai Imam, perbuatan apa yang menghapus amal?
+ Kebanggaan dan takabur akan menghapus amal.

– Wahai Imam, bagaimana tentang rahasia yang dipegang erat oleh wanita?
+ Imam Ali as: Wanita mampu merahasiakan cintanya selama 40 tahun,  namun tak kuasa memegang rahasia kebenciannya walau satu jam.

– Wahai Imam, apa makna sabar?

+ Imam Ali as: Sabar itu ada dua; sabar atas apa yang kau cintai (yang kau dapatkan), dan sabar pada sesuatu (orang) yang kau benci/tidak sukai.

– Wahai Imam, bagaimana cara memutuskan masalah?
+ Imam Ali: Lebih baik engkau memilih kekalahan dalam kebenaran, daripada menang dalam penindasan (mendzalimi org lain).

– Wahai Imam,  apa hakikat mengabdi (berbakti)?
+ Imam Ali: Setiap kali engkau melaksanakan bakti maka kesukaran akan datang.  Sebab di balik kesulitan lah terletak pengabdian.

– Wahai Imam,  apa yang harus aku amalkan hari ini dan esok?
+ Hari ini semua (hanya) amal tanpa perhitungan,  dan hari esok (akhirat) hanya ada perhitungan tanpa amal.

– Wahai Imam,  bicaralah tentang kenikmatan dan malapetaka. 

+ Imam Ali as: Ketahuilah bahwa ‘puncak kenikmatan dunia’ selalu lebih rendah (tidak ada apa-apanya) dibandingkan dengan nikmatnya Surga.  Dan seluruh malapetaka (kesengsaraan) di dunia – karena selalu – di bawah kadar siksa Neraka adalah (sebenarnya masih merupakan) suatu kesenangan.

– Wahai Imam, apa yang paling mencemaskan hati manusia?
+ Perjalanan yang amat jauh dan cita-cita yang menggunung (berlebihan).

– Wahai Imam,  apakah kekayaan yang paling mengagumkan?
+ Apabila engkau tak membutuhkan apa yang berada di tangan orang lain.

– Wahai Imam,  dosa apakah yang terbesar?
+ Dosa terbesar adalah dosa yang diremehkan pelakunya.

– Apakah kehinaan yang besar di dunia ini?
+ Seseorang yang selalu mencari kesalahan orang lain,  sedangkan dirinya penuh dosa dan kesalahan.

-Wahai Imam, bagaimana agar aku dapat menilai diri manusia?
+ Nilai manusia tersimpan di lidah dan tatapan matanya.

– Bagaimana sifat seorang pendusta?

+ Pendusta takut pada bayangan dirinya, meskipun dia dalam keadaan aman.

– Apa yang membuat ketuaan?
+ Susah hati (masygul, sumpek) sudah setengah ketuaan.

– Wahai Imam, dengan apa tujuan tercapai?
+ Tujuan tercapai dengan ketenangan hati, ketekunan dan kerja keras.

Tetap SEMANGAT Tetap SHALAWAT
~♥~اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وآلِ مُحَمَّدٍ وعَجِّلْ فَرَجَهُمْ~♥~

Amasufi @Cikole_Lembang, 20 Nopember 2013
Categories: Uncategorized
  1. 26 November 2013 at 5:23 pm

    maaf kalo boleh tau ini web nya syiah?apa sih sebenarnya yang membedakan dengan kaum sunni?

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: