Home > Uncategorized > Kesedihan tanpa Henti

Kesedihan tanpa Henti

Ali Asgar
“Wahai putra Rasulullah, tidakkah datang waktunya bagimu untuk berhenti bersedih?”

Imam As-Sajjaad menjawab: ”Bagaimana kamu ini?! Nabi Ya’kub punya 12 anak, dan Tuhan menjadikan salah seorang dari mereka itu hilang (maksudnya Nabi Yusuf). Akibat itu, matanya memutih akibat tangis yang terus menerus, rambutnya beruban gara-gara sedih yang sangat, dan punggungnya membungkuk dalam kepedihan; padahal putranya itu dalam keadaan hidup. Sementara aku…Aku menyaksikan ketika ayahku (Al-Husain as), saudaraku, pamanku dan 17 anggota keluargaku dibantai di depan mataku. Bagaimana bisa kepedihan ini berhenti…?”

Tetap SEMANGAT Tetap SHALAWAT

~♥~اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وآلِ مُحَمَّدٍ وعَجِّلْ فَرَجَهُمْ~♥~

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: