Home > Uncategorized > Imam Orang Miskin

Imam Orang Miskin

Ngaji Quran Jaman Kompeni Baheula
Setelah menguburkan jenazah (Imam Ali bin Abi Thalib as), Imam Hasan dan Imam Husein as, beserta orang-orang yang menyertainya kembali ke Kuffah. Di tengah perjalanan, mereka melihat pengemis tua dan buta sedang duduk ditengah bangunan yang hancur, ia terlihat dalam keadaan gelisah dan menangis. Lalu Imam Hasan dan Imam Husein bertanya, “ Siapa engkau dan mengapa gelisah dan merintih ? “

Si pengemis itu menjawab, “ Aku adalah orang asing dan miskin. Ditempat ini aku tak punya kawan dan tempat mencurahkan isi hati. Sudah setahun aku berada di kota ini. Dan setiap hari ada seorang yang baik hati kepadaku dan selalu menanyakan keadaanku, dia juga selalu membawakan makanan untukku. Sungguh…dia orang yang sangat baik hati. Tapi sudah berapa hari ini tak datang.”
Lalu Imam bertanya, “ Apakah engkau mengetahui namanya ?”
Pengemis : “ Tidak !”
Imam : “Apakah engkau tidak menanyakan namanya ?”
Pengemis : “ Aku sudah menanyakannya, tapi dia malah berkata, ‘Apa urusanmu dengan namaku. Aku mengurusmu hanya karena Allah semata.”
Imam berkata , “ Wahai Bapak(pengemis), bagaimanakah rupa orang itu ?”
Pengemis : “ Aku orang buta, jadi aku tak tahu bagaimana rupanya..”
Imam bertanya, “ Apakah engkau punya petunjuk dari perkataan dan prilakunya ?”
Pengemis : “ Lisannya selalu berzikir kepada Allah. Ketika bertasbih (subhanallah) dan bertahlil (membaca Laila haillah..) bumi dan zaman, pintu dan dinding, seirama dengan suaranya. Ketika duduk disampingku, dia selalu berkata, ‘orang miskin duduk dengan orang miskin, orang asing duduk bersama orang asing.”
Imam Hasan, Imam Husein, Muhammad bin Hanafiah, dan Abdullah bin Ja’far mengenali orang baik hati itu. Mereka saling bertatapan dan berkata : “ Wahai Bapak(pengemis), semua tanda-tanda yang engkau sebutkan itu adalah tanda-tanda ayah kami, Amiril Mukminin Ali bin Abi Thalib”
Si pengemis itu berkata : Kalau begitu, mengapa sudah tiga hari ini dia tidak datang padaku ?”

Imam Husein Imam menjawab : “ Wahai bapak…seorang yg  celaka telah memukul kepala beliau dengan pedang, dan kami baru saja kembali dari penguburannya. Sesaat mengetahui kejadiannya, pengemis itu langsung berteriak dan merintih menangis. Dia menjatuhkan dirinya ke tanah dan menaburkan tanah keatas kepalanya.

Lalu ia berkata , “ Apa kelayakan yang kumiliki sampai-sampai Amiril Mukminin Ali bin Abi Thalib sudi mengurusku ? mengapa beliau dibunuh ? Imam Hasan dan Imam Husein berusaha menenangkannya. Lelaki (pengemis itu) merapatkan tubuhnya ketubuh Imam Hasan dan Imam Husein sambil berkata dan berharap “ Aku bersumpah demi kakek kalian dan ruh suci ayahanda kalian, bawalah aku ke pusaranya “

Imam Hasan memegang tangan kanannya sementara Imam Husein tangan kirinya. Lalu keduanya membawanya ke dekat kubur Imam Ali. Lelaki tua itu menjatuhkan tubuhnya diatas pusara Imam. Dalam keadaan menangis dan merintih ia berkata, “ Ya Allah ….. aku tak tahan berpisah dengan ayah yang berbaik hati ini, Dengan kebenaran penghuni liang kubur ini, cabutlah nyawaku.”. Allah mengabulkan seketika doa pengemis tua dan buta itu. Selang beberapa lama kemudian si pengemis menghembuskan nafasnya yang terakhir. Kemudian dimandikan, dikafani dan dishalati oleh Imam Hasan dan Imam Husein lalu dikuburkan di sekitar taman suci itu dekat dengan makam Imam Ali bin Abi Thalib as.

Assaalamu Alaika Ya…Amiral Mukminin…Warohmatullahi Wabarokatuh… AL-FATIHAH..!

Tetap SEMANGAT Tetap SHALAWAT

~♥~اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وآلِ مُحَمَّدٍ وعَجِّلْ فَرَجَهُمْ~♥~

Proudly Powered by Ama Salman al-Banjari

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: