Home > Uncategorized > Wafatnya Seorang Suci

Wafatnya Seorang Suci

Maqam Imam @Madinah Jiwamu kan terbang,
melesat tinggalkan penjara sempit,
menembus langit demi langit,
kau masuki suatu kehidupan baru,
tinggalkan hidup yang ini;
takkan pernah lagi kau merasa bosan.
Jika sebelumnya kau kenakan raga
yang bagaikan seragam seorang hamba-sahaya,
kini kau tampil sangat bergaya.
Bagimu kematian adalah kehidupan;
–yang jika dibandingkan dengannya–
kehidupan ini bagaikan kematian;
mereka yang terhijab takkan paham.
Semua jiwa yang tinggalkan raga,
tetaplah hidup,
namun tersembunyi;
jiwa yang tersucikan itu indah,
bagaikan malaikat.
Ketika raga menua dan ambruk,
janganlah engkau meratap.Sadarilah, selama ini engkau terpenjara:
ketika kau temukan jalan untuk lolos,
dari sel di dasar sumur,
engkau tegak, gagah dan ningrat,
bagaikan seorang Jusuf.

Tetap SEMANGAT Tetap SHALAWAT

~♥~اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وآلِ مُحَمَّدٍ وعَجِّلْ فَرَجَهُمْ~♥~

Proudly Powered by Ama Salman al-Banjari

Sumber:

Rumi: Divan-i Syamsi Tabriz,  ghazal 3172
Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Franklin D. Lewis,
dalam Rumi, Past and Present, East and West,
Oneworld Publications, Oxford, 2000.
Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: