Home > Uncategorized > Salman & Abu Dzar

Salman & Abu Dzar

KopasusSuatu hari ada sebagian sahabat Rasulullah Saw mendatangi beliau dan berkata, “Wahai Rasulullah! Salman al-Farisi berasal dari etnis Persia dan Abu Dzar merupakan keturunan Arab dari etnis kita. Tapi Engkau lebih menghormati dan mencintai Salman, ketimbang Abu Dzar. Ada apa di balik perbuatanmu ini?”

Nabi Saw menjawab, “Panggil Salman dan Abu Dzar ke sini!”

Seorang dari mereka pergi untuk memanggil dan membawa keduanya kepada Nabi Saw. Ketika Salman dan Abu Dzar tiba di hadapan Rasulullah Saw, beliau memberikan satu dirham kepada Salman dan satu dirham lagi kepada Abu Dzar. Setelah itu beliau berkata, “Sekarang pergilah! Belanjakan uang yang aku berikan kepada kalian, sementara kami menanti kalian di sini, sehingga kalian kembali dan katakan bagaimana kalian membelanjakan uang kalian.”

Abu Dzar dan Salman melaksanakan perintah Rasulullah Saw. Beberapa waktu kemudian, keduanya kembali dan berada di dekat Rasulullah Saw. Kepada para sahabatnya, Nabi Saw berkata, “Panaskan sebuah batu dan bawakan kepadaku!”

Mereka yang ada di sekitar Rasulullah Saw menjadi ingin tahu apa yang akan dilakukan oleh Rasulullah Saw. Mereka kemudian memanaskan batu dan membawanya kepada Nabi Saw.

Beliau berkata kepada Abu Dzar, “Wahai Abu Dzar! Berdirilah di atas batu dan katakan apa yang engkau lakukan dengan uang yang aku berikan padamu!”

Abu Dzar berdiri di atas batu dan berkata, “Saya membeli sedikit roti, kurma, kismis dan …”

Tapi Abu Dzar tidak dapat bertahan dari rasa panas dari batu lalu kemudian turun dari atasnya, karena kakinya sudah mulai terasa melepuh.

Nabi Saw kemudian memerintahkan para sahabatnya untuk memanaskan batu. Setelah itu beliau memanggil Salman, “Sekarang giliranmu berdiri di atas batu dan katakan apa yang engkau lakukan dengan uang yang kuberikan kepadamu.”

Salman berdiri di atas batu itu dan berkata, “Saya memberikannya kepada orang-orang yang membutuhkan.”

Setelah itu dengan cepat Salman turun dari batu panas itu dan telapak kakinya tidak cedera sedikitpun.

Rasulullah Saw kemudian menghadap para sahabatnya dan berkata, “Sekarang kalian mengerti mengapa saya lebih mencintai Salman, padahal keduanya, Abu Dzar dan Salman, sama-sama mukmin dan orang baik?”

Setelah itu beliau bersabda, “Perhitungan di Hari Kiamat nanti seperti ini. Barangsiapa yang membelanjakan hartanya di jalan Allah, maka ia tidak akan merasakan sulitnya perhitungan itu dan langsung pergi ke surga. Sementara orang yang sekalipun membelanjakan hartanya di jalan Allah Swt, juga tidak akan merasakan susahnya perhitungan itu, tapi ia harus menjelaskan apa yang telah dilakukannya dan setelah itu baru ia bisa pergi ke surga.” (IRIB Indonesia / Saleh Lapadi)

Sumber: “Sad Pand va Hekayat” Nabi Muhammad Saw.

Proudly Powered by Ama Salman al-Banjari (Sy Dharma)@Punclut, 2013

Categories: Uncategorized
  1. 25 April 2013 at 11:54 am

    Hurrah! Finally I got a blog from where I be able to actually obtain useful data concerning my study and knowledge.

  2. 9 June 2013 at 12:25 am

    Have you ever thought about adding a little bit more than just your articles?
    I mean, what you say is valuable and all. Nevertheless just imagine if you added some great pictures
    or video clips to give your posts more, “pop”! Your content is excellent but with pics and video clips, this website
    could definitely be one of the most beneficial in its niche.
    Excellent blog!

    • kampoengsufi
      9 June 2013 at 12:55 pm

      Thank you…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: