Home > Uncategorized > Jiwa Manusia

Jiwa Manusia

ShaunTerdapat sejumlah riwayat yang berbicara bahwa manusia memiliki banyak jenis jiwa dan ruh.
Kumayl ibn Ziyad ra menceritakan bahwa ia memohon penjelasan dari Amirul mukminin Ali as tentang deskripsi Jiwa, ia bertanya: “Wahai Imam,aku berkeinginan agar anda menjelaskan tentang jiwa”

Imam Ali as bertanya, “Wahai Kumayl, jiwa apa yang engkau maksudkan?”

Kumayl menjawab, “Bukankah Jiwa itu satu?”

Imam Ali as berkata menjelaskan:

“Wahai kumayl.., jiwa itu ada 4, yakni namiyah nabatiyah (pertumbuhan ketumbuhanan), hissiyah hayawaniyyah (penginderaan kebinatangan), nathiqah qudsiyyah (pembicara kekudusan), dan kulliyah ilahiyyah (universalitas ketuhanan). Masing-masingnya memiliki 5 kekuatan dan kekhususan :

Namiyyah nabatiyyah memiliki lima kekuatan yakni; masikah (penahan), jadzibah (penarik), hamidah  pencerna), dafi’ah (pendorong) dan murbiyyah atau (pengembang). Ia juga memiliki dua kekhususan sebagaimana lazimnya kelebihan dan kekurangan, kemunculannya dari hati sebagaimana segala sesuatu yang terdapat pada binatang.

Hissiyah hayawaniyyah memiliki 5 kekuatan yakni; pendengaran, penglihatan, penciuman, perasaan, dan perabaan. ia juga memiliki 2 kekhususan yaitu keridhaan dan kemarahan (ghadhab). Kemunculannya dari hati menyerupai segala sesuatu yang terdapat pada binatang buas.

Nathiqah qudsiyyah memiliki 5 kekuatan yakni; berfikir (fikr), mengingat (dzikr), mengetahui (ilm), bersabar (hilm), dan memahami (nabahah). Ia tidak memiliki kemunculan/penampakan , ia menyerupai segala sesuatu yang terdapat dalam jiwa malaikat, ia juga memiliki 2 kekhususan yaitu kenetralan (nazahah) dan kebijaksanaan ( hikmah)

Kulliyah ilahiyyah memiliki 5 kekuatan yaitu; kekal dalam fana, kenikmatan dalam kesengsaraan, kemuliaan dalam kehinaan, kefakiran dalam kekayaan, kesabaran dalam ujian. Ia juga memiliki 2 kekhususan yaitu kesabaran (hilm) dan kemurah hatian (karam). Inilah yang bermula dari Allah dan kembali kepadaNYA berdasarkan firmanNYA “ dan Kami tiupkan padanya ruh-Ku” (QS.al hijr 15:30 ) adapun ketika kembali kepadaNYA berdasarkan firmanNYA “ Wahai Jiwa yang tenang.. kembalilah kepada tuhanmu dalam keadaan ridha dan diridhai” ..sementara Akal adalah pertengahan dari segala sesuatu agar kalian tidak mengatakan sesuatu kebaikan atau keburukan kecuali berdasar analogi yang rasional “

( MAJMA’AL BAHRAIN,Syeikh Fakhr ad Din ath Tharihi,jilid 4 hal 116 )

Imam Ja’far shadiq as berkata : “ Pada para nabi dan para wali terdapat lima ruh, yaitu Ruh Badan (kehidupan), Ruh Kudus, Ruh kekuatan, ruh Syahwat, Ruh Keimanan sementara pada kaum mukminin terdapat 4 Ruh yakni Ruh Badan, Ruh Syahwat, Ruh Kekuatan, Ruh Keimanan . dan pada kaum kafir terdapat tiga Ruh yakni Ruh badan,Ruh Syahwat dan ruh kekuatan..Ruh Keimanan menyertai jasad kaum mukminin selama jasad itu tak melakukan dosa besar,bila dosa besar dilakukan maka ruh Keimanan meninggalkan jasadnya. Sementara orang yang padanya menetap ruh Kudus tidak akan melakukan dosa besar untuk selama-lamanya “ ( Biharul Anwar,jil.25 hal 53 )

Diriwiyatkan pula dari Mufadhal bin Umar bahwa ia bertanya kepada imam Ja’far as tentang berbagai pengetahuan yang ada dipenjuru bumi yang beliau ketahui sementara Imam as hanya berada didalam rumah…beliau as menjawab :

Wahai Mufadhal…Allah SWT memberikan 5 RUH kepada Nabi Saww yakni Ruh badan ( Kehidupan yang dengannya beliau merangkak dan berjalan, Ruh Kekuatan yang dengannya beliau bangkit dan berusaha, Ruh Syahwat yang dengannya beliau makan, minum dan mendatangi istri, Ruh Keimanan yang dengannya beliau berIman juga bersikap adil, dan ruh Kudus yang dengannya beliau memikul KeNabian. Bila nabi Saww wafat maka Ruh Kudus itu berpindah kepada Imam. Ruh Kudus itu tak pernah tidur, lengah,dan tak pernah dzalim sementara 4 ruh lainnya kadang-kadang tidur dan pergi,lengah serta dzalim juga lalai. Dengan Ruh Kudus itulah beliau melihat” ( Ushul Kafi, Al Kulayni jil I hal 272 )

Imam Muhammad al Baqir as berkata menjelaskan tentang firmanNYA SWT dalam QS Asy Syura (42) : 52 yang berbunyi : “Dan demikianlah kami wahyukan kepadamu wahyu ( Al Qur’an ) dengan perintah kami. Sebelumnya kamu tidaklah mengetahui apakah Al Kitab ( Qur’an) dan tidak pula mengetahui apakah Iman, namun Kami jadikan Al Qur’an itu Cahaya yang kami Tunjuki dengannya siapa saja yang kami kehendaki diantara hamba-hamba kami”….

Beliau as menjelaskan : “Sejak Allah SWT menurunkan Ruh itu kepada nabiNYA saaw beliau tidak naik kelangit dan hal itu terjadi pula pada kami“

( Basha’ir ad darajat, hal 457 & biharul Anwar jil.25 hal 61 )

Maka berdasar martabat dan derajat Ruh itulah dikenali atribut jiwa semisal annafs ammarah, lawwamah, mulhimmah dan muthma’innah , dasarnya adalah tingkatan2 ketaatan, martabat keilmuan dan ma’rifah.

Sesungguhnya tugas Akal adalah mendorong kemarahan dengan penundukan sabu’iyyah oleh syahwiyyah, merusak pagar syahwat dengan menundukkannya dan menolak tipuan serta maker syaithan dengan menyingkap penyamarannya menggunakan pandangan batin yang terbuka dan nurani yang cemerlang…jika Akal menang maka semua terkendali daan tunduk dibawah kuasa serta petunjuk akal, semua yang dikalahkan Akal berjalan dijalur pertengahan hingga muncullah Keadilan dalam kerajaan Badan..sebaliknya jika Akal kalah,maka akal menjadi Budak,jiwa diselimuti existensi kebinatangan dengan ruhani Iblis hingga disembahlah syahwatnya,daging tubuhnya, kenikmatan kedzaliman mewarnai Ruhnya apapun kemasan dhahirnya hingga kebinasaan yang abadi serta kekalnya kesengsaraan menimpanya, kecuali RahmatNYA yang azali serta pertolongan Ilahi datang padanya.

Firmannya SWT : “Tiadalah mereka itu kecuali bagaikan binatang ternak , bahkan lebih sesat jalan “ ( QS. al Furqan 25 : 44 )

Imam Ali as berkata, “ Betapa banyak orang berakal yang tertawan dibawah hawa nafsu yang berkuasa” ( Nahjul balaghah, Hikmah 211 )

Categories: Uncategorized
  1. opiq
    19 January 2013 at 12:51 pm

    babulilmi rasul memng dahsyat….alannabiywaalih sholawat…..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: