Home > Uncategorized > Pagar Besi Makam Rasul Saw

Pagar Besi Makam Rasul Saw

Mencium Pagar Besi

Saya menanti kesempatan untuk dapat mencium makam Rasulullah Saw, tapi seorang Wahabi memahami gerak-gerikku. Ia mengatakan, “Ini adalah besi dan tidak bermanfaat.”

Aku berkata, “Benar, makam Nabi Saw dikelilingi oleh besi, tapi besi yang berada di dekat kuburan Nabi Saw memiliki pengaruh yang lain. Apakah Anda tidak memperhatikan al-Quran? Bukankan al-Quran menyebutkan, ‘Pakaian Nabi Yusuf dapat menyembuhkan kebutaan Nabi Ya’qub as.”

“Pakaian Nabi Yusuf as juga sama saja dengan pakaian-pakaian yang lain. Tapi karena berada di dekat Nabi Yusuf as ia punya pengaruh yang lain dan dapat menyembuhkan kebutaan,” tambah saya.

Perdamaian Itu Baik

Saya tengah berjalan di salah satu jalan di kota Madinah. Tiba-tiba saya melihat perilaku seorang warga Iran yang sangat menarik perhatian. Ia tengah berdebat tentang perang Iran dan Irak dengan seorang penjual.

Pria penjual itu berkata, “Ketika Saddam mengusulkan perdamaian, mengapa kalian tidak menerima? Bukankah al-Quran mengatakan bahwa “As-Shulhu Khairun” (Perdamaian itu baik)!”

Sampai di sini, peziarah Iran tidak mampu meyakinkan penjual itu. Para peziarah Iran yang lain akhirnya memandang saya yang ada di situ. Mereka berkata, “Bapak Qaraati! Kesinilah dan jawab pertanyaan orang ini.”

Saya berkata kepada salah seorang warga Iran yang ada di situ, “Satu dari kalian mengambil satu kodi kain dari toko orang itu dan bawa lari.”

Orang itu melakukan apa yang saya ucapkan.

Pemilik toko itu hampir saja berteriak, tapi terpotong oleh ucapan saya, “Was Shulhu Khairun (Perdamaian itu baik).”

Ia menjawab, “Orang itu membawa lari kainku.”

Saya kemudian berkata, “Apa yang kami katakan kepada Saddam waktu itu juga sama seperti yang engkau katakan sekarang. Saddam telah melakukan pencurian dan menciptakan kerusakan. Kami katakan kepadanya agar mengganti kerugian, setelah itu kita berdamai.”

Pemilik toko itu lantas berkata, “Sekarang saya baru paham.”

Sumber: Khaterat Hujjatul Islam Qaraati, Jilid 1.

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: