Home > Uncategorized > NASI PECEL MADIUN (Ala Sufi)

NASI PECEL MADIUN (Ala Sufi)

NASI PECEL PINCUK MADIUN

Nikmatnya bukan main sarapan pagi dengan nasi pecel pincuk dari Madiun. Pedas manis dan gurih. Tapi lebih nikmat lagi jika kita datang ke Kedai Sufi @kampoengsufi, memesan menu special setiap pagi.

Datanglah dinihari usai wiridan setelah sholat subuh. Pasti sudah bergerombol pengantre pecel ini.

 Bayangkan pecel ini dihantar oleh rasa fana’ di fajar shiddiq, dan disongsong oleh cerahnya gerbang baqa’ pada matahari ma’rifat dalam dhuha qalbu kita.

Menu apa yang membuat Pecel Sufi ini begitu nyamleng dalam hati?
Rupanya ada beberapa bumbu pecel yang rahasia, namun mulai terkuak:
Butiran-butiran kacang yang tumbuh dari tanah dzikrullah, dikupas dengan istiqomah, dan digoreng dengan minyak jernih nan ikhlas.
Cabe merah dari ladang muthma’innah, setelah dipetik dan dipisahkan diantara nafsul ammarah dan lawwamah.

Garam istighfar yang bisa meresap ke semua aktivitas menu ketika hendak ditumbuk.
Bawang Putih tauhid yang menggerakkan hati untuk menuju kepada Allah swt.
Sedikit kencur muroqobah
Gula merah dari sholawat Nabi
Daun jeruk purut dari pohon ma’rifat.

Tumbuklah semua itu dengan lesung kesabaran dan kerelaan.
Ketika hendak disajikan di atas pincuk, ambillah secenthong nasi tahlil dituang di atas pincuk tasyakkur, lalu menu-menu sayur tafakkur, ditambah dengan gerakan hasrat mahabbah kepadaNya, agar semua yang hendak disajikan menyembulkan keindahan asma-asmaNya.

(Dikemas ulang by Ama from SufiNews)

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: