Home > Uncategorized > Mi’raj Nabi saw.

Mi’raj Nabi saw.

‎”Manakala aku di mi’rajkan ke langit, Jibril mengumandangkan Azan dua kali dua kali dan mengumandangkan iqamah dua kali dua kali, kemudian dia berkata kepadaku, “Maju, hai Muhammad.” aku berkata kepadanya,” wahai Jibril,apakah aku perlu mendahuluimu?” lalu Jibril berkata, “Tentu karena Allah Swt telah mengutamakan para nabi-NYA atas seluruh malaikat-NYA dan terutama telah mengutamakanmu.”  Maka aku maju dan menjadi imam shalat bagi mereka dan tidak ada kesombongan disini.
“Ketika kami telah sampai kepada tirai cahaya, Jibril berkata kepadaku, “Maju hai Muhammad” lalu Jibril mundur, kemudian aku berkata, “Dalam keadaan seperti ini engkau meninggalkanku?”  Kemudian Jibril berkata,” Wahai Muhammad ini adalah batas akhirku. Allah Swt telah menetapkan batas akhirku sampai tempat ini, jika aku melewatinya niscaya sayapku terbakar karena telah melanggar batas -batas-NYA.”
“Kemudian Tuhanku mendorongku ke dalam Cahaya hingga aku sampai ke tempat Ma Sya’ALLAH dari ketinggian kerajaan-NYA.dan aku dipanggil,” Hai Muhammad” aku menjawab,” aku sambut seruan-MU dan siap menerima perintah-MU. Wahai Tuhanku Maha Suci dan Maha Tinggi Engkau.” Lalu aku diseru kembali, hai Muhammad,engkau hamba-KU dan AKU Tuhanmu, hanya kepada-KU engkau menyembah dan hanya kepada-KU engkau bertawakkal, engkau adalah Cahaya-KU ditengah-tengah hamba-KU, Rasul-KU kepada para makhluk-KU dan Hujjah-KU atas Ciptaan-KU. AKU ciptakan surga bagi orang yg mengikutimu dan AKU ciptakan neraka bagi orang yang menentang dan melawanmu. AKU wajibkan kemuliaan-KU bagi para washimu dan aku wajibkan ganjaran-KU bagi para pengikutmu.” 

Aku berkata, “Tuhanku, siapakah para washiku?”

Maka terdengar seruan,” Hai Muhammad, para washimu tertulis pada tiang ‘Arsyi. Maka dihadapan Tuhanku aku melihat kearah ‘Arsyi, disana aku melihat 12 belas cahaya dan pada masing-masing cahaya terdapat garis hijau dimana tertulis diatasnya nama seorang washiku, yang pertama Ali bin Abi Thalib dan yg terakhir al-Mahdi.
Kemudian aku berkata, “Wahai Tuhanku apakah mereka ini para washiku sepeninggalku.” Lalu terdengar seruan, “Hai Muhammad, mereka itu para wali-KU, para kekasih-KU, para sahabat sejati-KU dan para hujjah-KU atas makhluk-KU. Mereka adalah para washi dan khalifahmu dan makhluk terbaik-KU setelah kamu. Demi kemuliaan dan Keagungan-KU, AKU akan menangkan agama-KU dengan perantaraan mereka, AKU akan tinggikan kalimat-KU dengan perantaraan mereka, AKU akan bersihkan bumi-KU dari musuh2-KU dengan perantaraan yang terakhir dari mereka dan AKU akan jadikan dia sebagai pemilik bumi belahan barat dan belahan timur, serta AKU akan tundukkan baginya angin dan awan yang susah diatur, AKU akan mengangkatnya dari sebab-akibat, AKU akan menolongnya dengan tentara-KU dan AKU akan membantunya dengan para malaikat-KU hingga seruan-KU menjadi tinggi dan dia mampu menghimpun seluruh makhluk-KU dalam mengesakan-KU dan kemudian AKU akan kekalkan kekuasaannya dan AKU akan gilirkan hari-hari diantara para wali-KU hingga hari Kiamat.”

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘Aali Muhammad wa ‘ajjil faraja Al-Qa’im min Aali Muhammad

[Madinah al-Balaghah, Kumpulan Khotbah, Surat dan Ucapan Rasulullah Saw]

Categories: Uncategorized
  1. 18 December 2013 at 11:26 pm

    selawat besar pada jujnjungan mulya SAW

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: