Home > Uncategorized > Tujuh Juta Malaikat Menshalati Jenazahnya

Tujuh Juta Malaikat Menshalati Jenazahnya

Salman Al-farisi sempat menjadi Gubernur Madain. Tatkala dia hampir meninggal dunia, seseorang bernama Razan berada disampingnya dan bertanya kepadanya, “ Wahai Salman! Siapakah orang yang engkau wasiati untuk mengurus dan mangafani jenazahmu?”
Salman manjawab : ” Orang yang menguburkan Rosulullah saw ” Razan bertanya, “ Wahai Salman sekarang engkau berada di Madain dan Ali berada diMadinah, bagaimana mungkin dia akan melakukannya?” Salman berkata : ” Tatkala ruhku berpisah dari tubuhku, dan sebelum engkau memindahkanku, maka saat itu dia akan datang; berilah salam kepadanya dan kerjakanlah apa yang dia perintahkan”


Razan berkata setelah Salman menghembuskan nafasnya yg terakhir , saya menutupinya dgn sehelai kain. Tiba-tiba saya melihat Amiril Mukminin datang; saya memberi salam, lalu dia membuka kain yang menutupi wajah Salman, dan Salmanpun tersenyum. Amiril Mukminin berkata kpd Salman, ‘ Selamat atasmu wahai hamba Allah, jika engkau bertemu dgn Rosulullah , maka sampaikan kepadanya tentang sikap para sahabatnya terhadap diriku ’
Lalu, Amiril Mukminin membuka seluruh kain yg menutupi tubuh Salman, lalu segera melakukan apa yang wajib dan mustahab baginya (yakni memandikan dan mengkafaninya), kemudian menguburkannya. Dan Imam Ali melaksanakan sholat zuhur di Madinah.

Ibn Syahr Asyub dlm dlm kitab Manaqib berkata: bahwa Razan berkata , “ Tatkala Imam Ali melaksanakan shalat atas jenazah Salman, saya melihat ada dua orang laki-laki lain yang muncul, lalu Imam Ali mengucapkan takbir shalat dengan suara yg keras , dimana suara beliau terdengar hingga dua kilometer. Tatkala saya menanyakan siapa kedua lelaki tersebut, beliau menjawab bahwa salah seorang diantaranya adalah Nabi Khidir dan seorang lainnya adalah Ja’far al-Thayar. Dan ada tujuh baris malaikat dimana setiap baris terdiri dari satu juta malaikat dan semuanya turut menshalati jenazah Salman.”

Dan juga disebutkan bahwa pada waktu Subuh, Amiril Mukminin masih berada di Madinah dan pergi ke Masjid Rosulullah Saww, lalu beliau berkata, “ Malam ini saya bermimpi bertemu dgn Rosulullah Saww dan berpesan kepada saya agar memandikan dan mengkafani Salman. Dan sekarang saya akan berangkat ke Madain untuk melaksanakan pesan beliau Saww.”

Orang-orang disitu menemani Imam Ali sampai keluar dari Madinah, kemudian beliau mengucapkan kata-kata perpisahan dan berangkat menuju Madain. Dan tatkala mereka datang ke Masjid untuk melaksanakan sholat zuhur, mereka menyaksikan Imam Ali berada di Masjid, lalu mereka menghampiri beliau dan menanyakan peristiwa yg telah terjadi . Lalu Imam Ali menjawab ,” saya telah pergi ke Madain, menshalati jenazah Salman dan menguburkannya”.
Sebagian mereka yang hadir tidak mempercayai ucapan beliau dan menganggap itu hal yang mustahil. Sampai akhirnya, selang beberapa waktu datanglah sebuah surat dari Madain yang menyebutkan bahwa pada hari (yang disebutkan), Salman telah meninggal dunia, lalu ada seorang arab yang datang dan memandikan, menshalati dan menguburkannya, lalu ia hilang dari pandangan kami.

Tatkala mereka memperhatikan tanggal yang tercantum dalam surat tersebut, ternyata hari itu adalah hari dimana Imam Ali keluar dari Madinah menuju Madain. Dan peristiwa yang menakjubkan ini membuat para sahabat beliau semakin dekat dan cinta kepada beliau, dan membangkitkan rasa iri dan dengki diantara orang-orang munafik.

AL-FATIHAH….ma’ash SHALAWAT

Allhumma shalli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: