Home > Uncategorized > Aku Tidak Pernah Menjadi Tuhan Yang tidak Adil

Aku Tidak Pernah Menjadi Tuhan Yang tidak Adil

Dalam sebuah hadits Qudsi Allah al-A’laa dan Al-Kariim berfirman;
“Jika para hamba-Ku meninggalkan syariat lahir (ibadah lahiriyyah) yang itu berguna untuk mensucikan jiwa, dan tidak menjalani pensucian jiwa itu, maka mereka telah memperlakukan-Ku dengan tidak adil. Jika mereka menjalani pensucian jiwa tanpa disertai kefaqiran, maka mereka telah memperlakukan-Ku dengan tidak adil.  Jika mereka merasa faqir tapi enggan bermohon kepada-Ku, maka mereka telah memperlakukan-Ku dengan tidak adil. Jika mereka sedang bermohon kepada-Ku dan menanti jawabannya tanpa respon apapun dari-Ku, maka Aku-lah Yang telah memperlakukan mereka dengan tidak adil. Tetapi, ketahuilah, bahwa Aku tidak pernah menjadi Tuhan (Rabb) Yang tidak adil.”

Sumber:
101 Diamonds from the Oral Tradition of the Glorious Messenger Muhammad, translation into english by Lex Hixon & Fariha al-Jerrahi.

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: