Home > Uncategorized > Pasdaran : Tentara Pengawal Revolusi Islam

Pasdaran : Tentara Pengawal Revolusi Islam

Garda Revolusi Islam (Bahasa Persia: سپاه پاسداران انقلاب اسلامی – Sepah-e Pasdaran-e Enghelab-e Islami), sering disingkat Garda Revolusi, atau dalam Bahasa Persia (Farsi) dikenal juga dengan nama Sepah (berarti tentara) atau Pasdaran (berarti “pengawal”), adalah cabang militer terbesar di Militer Iran. Terjemahan nama ini dari Bahasa Persia secara harfiah berarti “Tentara Pengawal Revolusi Islam”. Sedangkan pada media berbahasa Inggris, pasukan ini sering diberi nama Islamic Revolutionary Guards Corps (IRGC).

Komandan Garda Revolusi Islam saat ini adalah Mayjend Muhammad Ali Jafari. Dan seperti halnya kebanyakan pemuda Iran yang lain pada perang Iran – Irak tahun 1980-1988, Presiden Iran saat ini Mahmud Ahmadinejad dan Walikota Teheran Mohammad Baqer Qalibaf juga merupakan mantan anggota Garda Revolusi. Komandan Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran), Mayjend Muhammad Ali Jafari, menyatakan bahwa pasukan Garda Revolusi Islam dilengkapi dengan senjata keimanan, spritualitas dan semangat revolusi Islam.

Garda Revolusi terpisah dari Angkatan Bersenjata Iran, yang dipanggil Artesh (kata Persia lainnya untuk tentara) dan dibentuk pada Mei 1979 sebagai kelompok kekuatan yang loyal kepada Pemimpin Tertinggi almarhum Ayatullah Ruhollah Khomeini pada saat itu. Kemudian, pasukan ini menjadi kekuatan bersenjata penuh di samping angkatan bersenjata dalam perang Iran-Irak. Garda Revolusi diperkirakan saat ini berkekuatan 250 ribu personel.

Sebelum revolusi Islam tahun 1979, Shah Muhammad Reza Pahlavi sangat tergantung pada kekuatan militer untuk menjaga keamanan nasional dan juga kekuasaannya. Setelah itu, pihak berwenang Islam yang baru yang dipimpin Ayatullah Ruhollah Khomeini, sadar bahwa mereka juga membutuhkan pasukan yang kuat untuk menyatukan kepemimpinan mereka dengan ide-ide revolusi Islam.

Untuk itulah para mullah kemudian membuat satu undang-undang dasar baru yang mengatur bahwa angkatan bersenjata reguler, Artesh, bertugas menjaga perbatasan negara dan mempertahankan ketertiban dalam negeri, sementara Garda Revolusi, Pasdaran, bertugas melindungi sistem Islam Iran.

Tujuan awal pembentukan Garda Revolusi Islam adalah untuk mengkonsolidasikan pasukan-pasukan paramiliter yang berjuang meruntuhkan rezim Shah. Setelah terbentuk, tugas Garda Revolusi kemudian juga diarahkan untuk melawan ancaman dari gerilyawan kiri atau militer yang masih setia pada Shah Muhammad Reza Pahlavi yang disokong Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya.

Dasar-dasar yang melandasi pembentukan Garda Revolusi Islam, sedikit banyak dibidani oleh Menteri Pertahanan Pertama Iran Syahid Dr.Musthafa Chamran (yang juga membidani lahirnya gerakan Amal yang menjadi cikal bakal lahirnya gerakan Hizbullah di kemudian hari). Syahid Dr.Musthafa Chamran wafat pada saat beliau sedang merangkap tugas sebagai Komandan Sukarelawan Paramiliter saat terjadinya perang Iran – Irak.

Saat ini Garda Revolusi dipimpin langsung oleh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei. Akan tetapi untuk masalah administratif pemerintahan, Garda Revolusi berada dibawah Kementerian Pertahanan. Mereka memiliki cabang-cabang angkatan (darat, laut, udara) tersendiri yang berpararel dengan Angkatan Bersenjata Iran serta menguasai senjata strategis milik Iran. Garda Revolusi didukung dengan infrastruktur keuangan dan teknologi yang kuat, sehingga memiliki kemampuan mengembangkan rudal jarak jauh yang bisa menjangkau seluruh Timur Tengah.

Garda Revolusi membawahi lima cabang komando militer, yaitu : Qods Force (pasukan khusus), Basij (paramiliter), AL, AU, dan AD. Garda Revolusi & Basij mempunyai perlengkapan yang nyaris mirip. Keduanya sama-sama independen, hanya saja Garda Revolusi mempunyai tanggung jawab kedua yaitu mengontrol kekuatan rudal Iran.

Angkatan laut Garda Revolusi memiliki 1.000 kapal kecepatan tinggi. Sementara angkatan daratnya memiliki persenjataan yang mampu menembus tank-tank AS dan Israel. Faktor yang menakutkan Amerika Serikat tentunya bukan masalah persenjataan itu, karena tak mungkin angkatan bersenjata Amerika Serikat kalah canggih dari Garda Revolusi. Alasan Amerika Serikat ingin memasukkan Garda Revolusi ke dalam daftar grup teroris adalah supaya mereka bisa memblokir aset dan keuangan pasukan elit Republik Islam tersebut.

Garda Revolusi juga ada di badan-badan sipil, dan mengendalikan Pasukan Perlawanan Basij, milisi sukarelawan Islam yang terdiri dari 90.000 orang dan memiliki kemampuan memobilisasi sampai hampir 1 juta rakyat Iran. Basij, atau Mobilisasi Kaum Tertindas, sangat setia pada revolusi Islam dan seringkali dikerahkan pula ke jalan-jalan Iran saat terjadi krisis dalam negeri untuk membubarkan kelompok-kelompok anti Republik Islam.

Sebagian besar anggota Basij adalah kaum muda Iran. Mereka cukup tangguh dan terlatih dalam hal pertempuran. Terbukti mereka mampu menghalau serangan Saddam Hussein saat perang Iran – Irak dengan melakukan pertempuran dengan sangat gigih. Terdapat organisasi lokal Basij di setiap tempat di seluruh pelosok Iran. Tugas mereka antara lain adalah untuk mempertahankan negara dari serangan musuh, melakukan tugas-tugas pelayanan sosial, mengelola sumber alam, serta berpartisipasi dalam rehabilitasi tempat pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Kekuatan besar, ditambah dukungan yang besar pula dari Pemimpin Tertinggi, membuat Garda Revolusi menjadi pemain penting dalam panggung politik Iran. Sejak pertengahan tahun 1990-an, ada pembagian kerja yang lebih jelas antara tentara reguler dan Garda Revolusi. Tentara reguler bertugas untuk menjaga keutuhan wilayah dari serangan pihak luar (external defense), sedangkan Garda Revolusi yang akan bertugas menjaga pertahanan dari dalam wilayah (internal defense), dengan Basij sebagai tentara cadangan yang dapat dipanggil setiap saat.

Meski jumlah tentaranya lebih sedikit dibandingkan militer reguler, Garda Revolusi dianggap sebagai kekuatan militer yang dominan di Iran dan berada di balik sejumlah operasi militer besar negara itu. Pasukan ini diyakini menempatkan agen mereka di setiap kedutaan besar Iran di seluruh dunia dan dituduh melakukan operasi intelijen dan mengorganisir kamp pelatihan serta pengiriman senjata untuk kelompok militan asing yang didukung Iran seperti Hizbullah.

Robert Baer, seorang mantan mata-mata CIA, menjelaskan bahwa menurut pengalamannya, Garda Revolusi memiliki pemikir terbaik di Iran. Mereka berada pada level operasional, mungkin termasuk intel/kekuatan gerilya/pemikir politik yang paling cakap di Timur Tengah, termasuk Israel dan Yordania. Mereka tahu apa yang mereka lakukan dan mereka tidak termasuk ke dalam definisi politik manapun yang ada di Iran.

Ayatullah Ali Khamanei – yang juga komandan tertinggi angkatan bersenjata – diyakini mempergunakan kekuasaannya dan memperluas pengaruhnya serta Garda Revolusi dengan menunjuk sejumlah anggota Garda untuk menempati jabatan politik tertinggi. Kekuasaan ini pada akhirnya dipergunakan pula untuk menekan kelompok-kelompok anti Republik Islam. Setelah terpilih pada tahun 2005, Presiden Mahmud Ahmadijenad juga menunjuk sejumlah veteran Garda Revolusi Islam untuk menjadi bagian penting dalam kabinetnya.

Garda Revolusi diperkirakan menguasai sekitar sepertiga perekonomian Iran melalui sejumlah anak perusahaan dan yayasan. Unit konstruksi Garda Revolusi, Khatam-ol-Anbia, GHORB, mendapat proyek pembangunan dan permesinan bernilai miliaran dolar. Proyek-proyek tersebut antara lain adalah untuk mengoperasikan bandara internasional Teheran yang baru.

Garda Revolusi juga disebut memiliki atau mengendalikan sejumlah laboratorium universitas, perusahaan senjata dan pabrik mobil di Iran. Harian Financial Times memperkirakan sekitar 30% operasi Garda Revolusi adalah bisnis, dengan pendapatan yang diperkirakan mencapai $2 miliar setiap tahun.

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: