Home > Uncategorized > Kemuliaan Diri

Kemuliaan Diri

Ya AliDi jamannya siapa yang tak mengenal Malik al-Asytar, dialah salah seorang komandan dan panglima ternama pasukan Imam Ali bin Abi Thalib. Tiada lawan yang berani bertanding di depan lidah atau pedangnya. Jangankan berduel, mendengar namanya saja akan meruntuhkan sendi-sendi tulang lawan. Hidupnya sederhana sebagaimana Imam pemimpin-nya, berilmu dan penuh kemuliaan.

Suatu hari, beliau melewati pasar Kufah dengan mengenakan pakaian dan serban yang terbuat dari bahan kasar. Karenanya, beliau terlihat seperti seorang fakir miskin. Seorang pedagang sedang berdiri di depan warungnya. Saat melihat Malik al-Asytar melintas di depan warungnya, dia langsung memandangnya rendah seraya melemparkan sebatang ranting ke depan Malik al-Asytar sebagai bentuk hinaan.

Malik al-Asytar tidak menoleh dan terus berjalan dengan mantap. Seorang yang menyaksikan peristiwa ini segera menghampiri si pedagang usil itu dan berkata, “Celaka engkau! Tahukah kamu, siapa orang yang kauhina itu?” “Tidak,” Jawab si pedagang. “Dia itu Malik al-Asytar, sahabat mulia Ali bin Abi Thalib,” tegasnya.

Tubuh si pedagang kontan menggigil ketakutan lantaran telah berbuat lancang kepadanya. Segera saja dia menyusul Malik al-Asytar untuk meminta maaf. Dia melihat Malik al-Asytar sedang masuk ke dalam masjid dan langsung mengerjakan shalat. Setelah Malik selesai menunaikan shalat, orang itu langsung merebahkan diri dan mencium kaki Malik. Melihat itu, Malik segera mengangkat kepala si pedagang sambil berkata, “Apa yang kaulakukan?” Dia berkata, “Saya minta maaf atas dosa saya.” Malik al-Asytar berkata, “Engkau sama sekali tidak berdosa, demi Allah, kedatanganku ke masjid ini adalah untuk memohon kepada Allah agar memaafkan dan mengampunimu.”

[] Amasufi @2007

Categories: Uncategorized
  1. batjoe
    8 September 2009 at 3:42 am

    subhanalalah…
    cerita yang menarik..
    sebagai renungan bagi diri yang masih suka emosi meluap2 luap.
    ijin saya blogroll ya mas..
    an mohon dapet berkunjung ke rumah saya mas..
    banyak temen disana yang mungkin bisa jadi temen diskusi

    • kampoengsufi
      8 September 2009 at 5:23 am

      Trims atas dukungannya… tinggal dimana mas?
      Kebetulan penyakit sedikit berkurang jika diajak diskusi..
      Salam buat keluarga

  2. batjoe
    8 September 2009 at 3:42 am

    salam sahur untuk keluarganya mas semoga dalam keadaan sehar t walafiat. amin

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: