Home > Uncategorized > Bukankah Agama itu Cinta..?

Bukankah Agama itu Cinta..?

Dibawah Cahaya QuranBurayd al-Ijli mengatakan, “Saya ada bersama Imam Muhammad al-Baqir as, dan di sana hadir juga seorang musafir dari Khurasan yang telah menempuh perjalanan jauh itu dengan jalan kaki. Ia beroleh kehormatan untuk bertemu dengan Imam itu. Sepatunya yang berlubang – lubang, sehingga bagian – bagian kakinya yang luka nampak menonjol, telah ditanggalkannya.

Dia berkata, “Wallahi, satu–satunya yang membawa saya dari sana ke sini adalah cinta kepada Anda, Ahlulbait.”

Imam berkata, “Demi Allah, andai sebungkah batu mencintai kami, Allah akan mempersatukan dan menggabungkannya dengan kami, Apakah agama bukan cinta?” (Safinant ul-Bihar, I. hlm 102).

Seseorang berkata kepada Imam Ja’far as-Shadiq, “Kami telah memberi nama anak kami menuruti nama Anda dan para leluhur Anda; apakah perbuatan ini memberi faedah pada kami?

Imam berkata, “Tentu, Demi Allah, apakah agama bukan cinta? Lalu beliau mengucapkan ayat, “Jika kamu (benar – benar ) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengisi dan mengampuni dosa – dosamu,” sebagai nashnya. (Safinant ul-Bihar, hlm 662)

Pada dasarnya, Cinta yang membawa pada ketaatan. Imam Ja’far as-Shadiq as berkata, “Membangkang kepada Allah sambil mengaku bahwa engkau mencintai-Nya? Demi hidupku, ini ajaib! Apabila cintamu sejati, pasti engkau akan mematuhi-Nya, karena pecinta patuh pada yang dicintainya.”

Ama Salman al-Banjari @2001

Categories: Uncategorized
  1. 30 August 2009 at 6:34 am

    setuju..cinta utama memank hanya utk ALLAH

  2. 3 September 2009 at 12:29 pm

    Islam adalah cinta pertamaku dan cinta terakhirku

  3. batjoe
    6 September 2009 at 5:46 pm

    subhanaallah.
    sungguh sutu pemaparan yang singkat tapi penuh dengan kasihNYA.
    saya setuju dengan kalimat terkahirya mas “karena pecinta patuh pada yang dicintainya”
    salam kenal dan hangat mas

    • kampoengsufi
      7 September 2009 at 3:21 am

      Tetap ber-SEMANGAT tetap ber-SHALAWAT..! Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa aali Muhammad, tak ada yang baru di kampoengsufi yang ada hanyalah kombinasi-kombinasi baru…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: