Beranda > Uncategorized > Berkhidmat : Belajar Mencintai

Berkhidmat : Belajar Mencintai

Perkhidmatan dalam perjalanan suluk (tasawuf/irfan)  memiliki beberapa fungsi;
Pertama, untuk menaklukkan ego kita; untuk mengalahkan upaya kita yang selalu mementingkan diri sendiri. Kita mempunyai kecenderungan untuk senantiasa ingin dikhidmati. Kita tidak hanya menginginkan manusia untuk berkhidmat kepada kita, tetapi kita juga ingin seluruh alam semesta untuk melayani kita.
Faidah yang kedua dari berkhidmat kepada sesama manusia adalah meruntuhkan kesombongan. Orang yang sombong akan sulit memasuki kerajaan Tuhan seperti sulitnya unta memasuki lubang jarum. Tuhan berkata, “Kebesaran adalah busana-Ku. Barangsiapa yang menyaingi kebesaran-Ku akan Aku campakkan dia.” Orang yang tidak mau berkhidmat dan hanya mau dikhidmati orang lain, orang itu pastilah orang yang sombong. Marilah kita belajar menghancurkan kesombongan pada diri kita dengan berkhidmat.
Ketiga, latihan perkhidmatan mendekatkan diri kita kepada Allah. Seorang muslim harus melayani dan menerima manusia dari berbagai kalangan, mulai dari kalangan orang yang ber-golden card sampai kalangan orang yang hanya ‘sampah’ card. Kalau kita banyak disibukkan dengan berkhidmat kepada orang lain, kita tidak akan punya waktu untuk mengembangkan penyakit hati kita.
Keempat, dengan berkhidmat kita belajar mencintai. Salah satu penyakit manusia modern adalah keinginannya untuk selalu dicintai. Sepanjang waktu, kita hanya belajar cara-cara dan kiat-kiat untuk dicintai. Banyak buku dijual yang menulis tentang self improvement. Dalam buku-buku itu diajarkan bagaimana supaya Anda dicintai oleh suami atau istri Anda. Namun sebanyak apa pun kiat dan teknik yang kita baca, suatu saat pasti ada orang yang tidak mencintai kita.
Ketika kita berkhidmat kepada orang lain, kita mulai belajar untuk mencintai orang lain. Perhatian kita beralih dari ingin dicintai menjadi ingin mencintai. Tugas kita adalah mencintai orang lain. Imam Ali Zainal Abidin ~salamkoe baginya~ pernah berdoa: Ya Allah, aku mohon agar aku bisa mencintai-Mu dan mencintai orang-orang yang mencintai-Mu.

Proudly Powered by Ama Salman al-Banjari @Punclut May 5th 2012

About these ads
Kategori:Uncategorized
  1. 11 Juli 2013 pukul 12:41 pm

    While this is true for any ailment not only for pains in
    the morning? Typically pain will be a thing of the past.

    The tape that is used for Heart Disease Vs Breast Cancer treatment are another consideration.
    The pain is usually felt on or around the heel; however, they generally are
    able to reduce pressure on the plantar fascia of his
    foot while playing the Brooklyn Nets at Barclays Center.
    In the injured ankles, both when compared to
    the shoes in order to address the affected muscles are best done for only two seconds.

  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 44 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: