Legiun Cinta [Keluarga Nabi saww]

15 Agustus 2014 Komentar dimatikan

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tetap SEMANGAT Tetap SHALAWAT

~♥~اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وآلِ مُحَمَّدٍ وعَجِّلْ فَرَجَهُمْ~♥~

Baca selengkapnya…

Kategori:Uncategorized

Takfiri : Khawarij from Future

TakfiriDari Abu Said Al-Khudri Ra berkata: “Saat Rasulullah Saww sedang. membagikan ghanimah (Menurut Ibn Abbas ra itu ghanimah perang Hunain), datanglah seseorang dari Bani Tamim dengan pakaian yang pendek (cingkrang), diantara kedua matanya ada tanda bekas sujud yang menghitam, lalu berkata: “Berbuat adillah wahai Rasulullah…!!­!” Baca selengkapnya…

Kategori:Uncategorized

Cinta tanpa Price Tag

Harga
Sore ini, 18 Desember, saya berjalan menuju ruang kelas di mana mahasiswa-mahasiswa di program S2 Media dan Masyarakat Fisip Universitas Airlangga telah menanti. Waktu itu hujan rintik. Sebelum sampai di gedung tempat kelas, saya terkesiap ketika memandang ke arah samping kanan. Baca selengkapnya…

Kategori:Uncategorized

Beribadah tanpa Ilmu

Najab
Imam Ja’far Shadiq as pernah berkata; “Orang yang beribadah/taat kepada Allah, tatapi tidak dengan ilmu (yakin yang argumentatif), maka ibarat musafir yang melakukan perjalanan tidak di atas jalannya yang benar. Maka Semakin cepat ia berjalan (semakin taat), maka akan semakin jauh dari tujuannya. ” Baca selengkapnya…

Kategori:Uncategorized

Diam atau Bicara

Anak2Suatu saat pernah ada orang bertanya pada Imam Ali Zainal Abidin as, ”Mana yang lebih utama: diam atau bicara?”
Imam menjawab, ”Pada keduanya ada keburukan. Tapi kalau keburukan keduanya dihilangkan, maka bicara lebih utama.”
”Mengapa demikian wahai penghulu kaum Mukminin?” Baca selengkapnya…

Kategori:Uncategorized

Wajah Perempuan Wajah Tuhan

nopeKetika Abu Basir bertanya kepada Imam Ja’far Ash-Shadiq sa., “Apakah Tuhan berkalam sejak azal-Nya?” Imam As bersabda, “Kalam Tuhan adalah hadis (tercipta). Tuhan ada sebelum Dia berbicara, setelah itu Dia menciptakan Kalam (Pena).

Dengan pena Tuhan mulai “menggambar” alam semesta dan menuliskan ketentuan takdir. Tapi mungkinkah Pena itu menulis tanpa Lembaran…? Menurut Ibn ‘Arabi, hanya lewat Pena dan Lembaran-lah alam semesta dan para makhluk tercipta. Jika Pena melambangkan laki-laki, maka Lembaran tersebut dapat ditafsirkan sebagai simbol perempuan. Kita tahu betapapun Pena itu tampak kuat dan perkasa, ia tetaplah terbatas. Baca selengkapnya…

Kategori:Uncategorized

Cermin Diri

ILitu SFmam Ali bin Abi Thalib Karramallahu wajhah, sebagaimana yang terdapat dalam Nahjul Balaghah, menyampaikan pesan berikut: “Jadikanlah dirimu sebagai timbangan dalam hubunganmu dengan orang lain, dan cintailah orang lain itu sebagaimana engkau mencintai dirimu sendiri, dan bencilah orang lain sebagaimana kamu benci dirimu sendiri.Janganlah engkau menganiaya orang lain sebagaimana engkau tidak senang dianiaya, dan berbuat baiklah kepada orang lain sebagaimana engkau senang orang lain berbuat baik kepadamu, dan pandang jeleklah terhadap dirimu sebagaimana orang lain memandang jelek,dan tumpahkan kerelaanmu kepada manusia sebagaimana engkau rela jika orang lain rela kepadamu”.
Baca selengkapnya…

Kategori:Uncategorized

Jarak antara Kebenaran dan Kebatilan

sniperSuatu hari Imam Ali sa berkata, “Wahai masyarakat! Hendaknya kalian merasa malu membicarakan keburukan saudara muslim kalian dan berbicara di belakangnya… Ketahuilah bahwa jarak antara kebenaran dan kebatilan hanya empat jari.”

Seorang yang hadir bertanya, “Wahai Ali! Bagaimana bisa jarak antara kebenaran dan kebatilan tidak lebih dari empat jari?” Baca selengkapnya…

Kategori:Uncategorized
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 44 pengikut lainnya.